Laporan Tren Kemasan 2023-2024 oleh Pentawards

Antara tahun 2023 dan 2024, industri tas kemasan menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan. Pertama, ukuran pasar kemasan global meningkat secara signifikan, dengan kemasan plastik menjadi segmen terbesar. Pemerintah Tiongkok telah memperkenalkan berbagai kebijakan untuk mendorong pengembangan kemasan yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang, yang mendorong transformasi dan pertumbuhan industri kemasan. Permintaan pasar untuk bahan kemasan yang ramah lingkungan telah meningkat, terutama dipengaruhi oleh kebijakan seperti perintah pembatasan plastik dan rancangan resolusi Majelis Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang penghentian polusi plastik.
Menurut laporan Mordor Intelligence, pasar kemasan kantong diperkirakan mencapai $43,36 miliar pada tahun 2024 dan diharapkan mencapai $58,46 miliar pada tahun 2029, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 6,16%. Sektor utama yang berkontribusi terhadap pasar kemasan kantong meliputi makanan dan minuman, perawatan pribadi, perawatan kesehatan, dan lainnya, dengan kawasan Asia-Pasifik menjadi pasar terbesar. Faktor-faktor seperti meningkatnya permintaan makanan dan minuman kemasan, meningkatnya minat terhadap makanan siap saji, serta kemudahan dan keterjangkauan makanan kemasan mendorong perluasan pasar.
Pasar tas kemasan global tumbuh pada tingkat 4,99%. Prospek pasar tas kemasan menjanjikan, terutama dalam industri seperti makanan, farmasi, dan kebutuhan sehari-hari. Dengan pertumbuhan populasi global dan meningkatnya permintaan untuk kemasan produk, permintaan untuk tas kemasan menunjukkan tren peningkatan yang stabil. Kemajuan teknologi dan peningkatan kemampuan inovasi dalam industri manufaktur tas kemasan telah menyediakan pasar dengan produk yang lebih beragam dan berkualitas tinggi. Meningkatnya kesadaran lingkungan juga telah mendorong pengembangan bahan kemasan hijau yang dapat terurai secara hayati dan dapat didaur ulang.
Lebih jauh, laporan tren kemasan 2023-2024 yang dirilis oleh Pentawards menunjukkan bahwa desain kemasan semakin berfokus pada kepraktisan dan fungsionalitas sekaligus bergerak menuju keberlanjutan. Misalnya, penggunaan kemasan kertas dan bahan daur ulang menjadi tren. Desain kemasan tidak hanya tentang melindungi dan menjual produk; tetapi juga menyampaikan nilai-nilai merek dan membangun hubungan emosional dengan konsumen. Hal ini mencerminkan bahwa industri kemasan secara bertahap beradaptasi dengan tuntutan konsumen akan perlindungan lingkungan dan keberlanjutan.










